Showing posts with label Info Today. Show all posts
Showing posts with label Info Today. Show all posts

Friday, January 2, 2009

Akses Internet ke Desa Segera Dibangun

Akses telepon dan internet di wilayah pedesaan diyakini akan bisa mulai dibangun pada Januari 2009. Pada September 2009, pembangunan diyakini sudah bisa selesai.

Optimisme itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh dalam jumpa pers 'Refleksi 2008' di gedung Departemen Kominfo, Rabu (31/12/2008). Pembangunan akses telepon dan internet di desa adalah bagian dari program pembangunan jaringan telekomunikasi pedesaan alias Universal Service Obligation (USO).

"Januari besok sudah bisa ditetapkan siapa yang akan mengerjakan tujuh zona wilayah USO. Kami harap September 2009 sudah bisa rampung," ujar Nuh.

Menurut Nuh, spesifikasi dari peralatan untuk USO sudah berubah. "Tidak hanya telepon yang 'kriing-kriing' tapi harus sudah bisa untuk akses internet, minimal 64 Kbps," Nuh menjelaskan.

Dengan demikian kota dan desa menurut Nuh akan mendapatkan kesempatan yang sama dalam menikmati berbagai layanan telekomunikasi. Nantinya, pemerintah berencana melancarkan program e-Education, e-Economy dan e-Health hingga wilayah pedesaan.

Di sisi lain, Nuh mengakui akses internet saja tidak cukup untuk mewujudkan itu. Masyarakat dinilai masih membutuhkan perangkat komputer untuk mengaksesnya. Oleh karena itu Depkominfo akan menyiapkan dua program pendukung.

Program pertama adalah Mobile Community Access Point (MobCAP) alias Warnet Berjalan. Lewat program ini diharapkan masyarakat di pedesaan akan akrab dengan komputer.

Kemudian, pemerintah juga merencanakan program pengadaan komputer murah bersama sejumlah vendor. "Harga dari komputer itu nantinya tak lebih dari US$ 200 namun dengan spesifikasi yang bagus," ujarnya.

Sumber :http://www.detikinet.com

Readmore.....“Akses Internet ke Desa Segera Dibangun”

Tuesday, September 16, 2008

SANG DERMAWAN Tersandung Tragedi Zakat



Haji Syaichon Fikri (55) yang tinggal di Jl. Dr Wahidin Sudirohusudo Gang Pepaya No. 169 Kelurahan Purutrejo Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan, Jawa Timur, dikenal masyarakat sebagai seorang dermawan.

Juragan aneka kulit hewan ternak itu telah lama secara rutin membagi-bagikan zakat kepada warga, terutama setiap tanggal 15 Ramadhan.

Ketua RT 03/04 M Shaleh Riyanto yang ditemui di rumahnya, Senin (15/9) malam mengatakan, keluarga Syaichon dikenal warga sekitar sebagai orang yang baik.

Selain secara rutin memberi zakat pada setiap Ramadhan, Syaichon juga sering berderma kepada warga di sekitarnya.

"Salah satu contohnya, mushala yang digunakan warga sekitar untuk kegiatan pemberian zakat itu, juga dibangun Haji Syaichon," kata Shaleh.

Meski mushala tersebut dibangun dari dana pribadinya, tempat ibadah tersebut digunakan bagi seluruh umat. Sholeh juga mengatakan, hubungan Syaichon dengan tetangganya setiap harinya juga akrab dan terbuka.

Bapak empat anak itu sudah menempati rumah di Kelurahan Purutrejo sejak tahun 1983.

Namun kegiatan membagi-bagikan zakat kepada warga dilakukan sejak 1990-an. "Secara rutin Haji Syaichon memberi zakat kepada warga setiap 15 Ramadhan," kata Shaleh.

Syaichon dikenal warga sekitar sebagai orang yang mampu karena menggeluti usaha sebagai pengepul kulit aneka satwa ternak dari para penjagal, disamping usaha jual beli mobil.

"Pembagian zakat yang dilakukan keluarga Syaichon selama ini aman-aman saja. Paling ada sejumlah orang yang pingsan karena saling berdesakan," kata Shaleh.

Namun pembagian zakat kali ini sungguh tragis. Sebanyak 21 orang tewas, dan sepuluh orang lainnya mengalami luka-luka dan pingsan akibat terinjak-injak.

Shaleh mengungkapkan, setiap membagi-bagi zakat, warga sekitar selalu memaklumi jika Haji Syaichon menggunakan gang dengan cara menutupnya.

"Wajar jika ada seseorang yang mempunyai hajat terpaksa menutup jalan. Kegiatan tersebut kan tidak setiap hari," kata Shaleh. Bahkan Shaleh menilai persiapan Syaichon untuk melaksanakan membagi-bagi zakat lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Jika tahun-tahun sebelumnya para penerima zakat tersebar masuk ke gang-gang dan pematang sawah, kali ini dikumpulkan dalam satu gang.

Warga yang telah masuk dalam gang juga telah dijelaskan lewat pengeras suara di mushala bahwa warga yang telah masuk, dijamin akan mendapat zakat. Untuk itu para warga diminta untuk sabar dan tertib.

Namun realitasnya, warga tidak serta merta mengikuti ajakan tersebut. Warga yang datang tanpa mendapat kupon terlebih dulu tanpaknya masih merasa was-was dan ingin segera mendapat bagian terlebih dulu.

Padahal setiap tahunnya, tidak ada warga yang telah datang yang tidak kebagian zakat.

Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, pembagian zakat selalu diumumkan lewat radio. Warga yang akan mendapatkan zakat diminta datang tanapa syarat tertentu, baik warga Kota mapun Kabupaten Pasuruan.

Namun para penerima zakat diutamakan para kaum perempuan yang telah berkeluarga.

Nurul (30) seorang warga Bangil mengetahui ada pembagian zakat lewat radio. Untuk itu ia berangkat bersama tetangga lainya sejak pukul 06.00 pagi. Namun sesampai di lokasi, ratusan calon penerima zakat telah saling berdesakan.

Karena biasanya berlangsung aman, pembagian zakat itu tak pernah meminta bantuan polisi. Namun kali ini kondisinya berbeda, jumlah calon penerima zakat tampaknya bertambah. Diperkirakan mencapai ribuan orang.

Pada tahun-tahun sebelumnya pembagaian zakat dilakukan dengan cara membuat antrian melewati sebuah pematang selokan, kemudian Hj Hanifah Hasan, istri Haji Syaichon yang duduk di sudut gang, memberikan uang zakat kepada warga.

Oleh karena itu hampir setiap tahun, adegan warga jatuh ke selokan selalu terjadi.

Kali ini pembagaian zakat dipersiapkan lebih rapi. Warga calon penerima zakat dikumpulkan dalam satu gang. Warga yang akan ikut antri juga telah diberi jadwal, pada pukul 09.30 harus sudah masuk ke gang, karena tepat pukul 10.00 pembagian segera dimulai dan berakhir pukul 12.00 siang.

Sedangkan bagi mereka yang datang terlambat tidak diperkenankan lagi memasuki gang yang telah ditutup dengan pagar bambu. Agaknya pengumpulan warga pada sebuah gang yang tertutup dengan maksud agar lebih tertib justru mengundang bencana.

Warga yang telah masuk gang tidak bisa lagi keluar masuk. Termasuk warga yang telah jatuh pingsan akibat terlalu lama antri juga tidak diperkenkan keluar lagi.

Kondisi warga yang telah lelah antri semakin buruk akibat saling desak dan dorong untuk berebut ke satu pintu pembagian zakat di halaman mushala yang hanya dibuka sekedar cukup masuk satu orang saja.

Derasnya dorongan dari arah timur, barat, dan utara menuju ke pintu mushala membuat gerakan tak normal.

Lautan warga yang berdesak-desakan itu akhirnya ambruk ke utara, namun dorongan warga dari arah timur dan barat tetap terus merangsek ke pintu mushala, akibatnya warga yang telah jatuh dan tertumpuk tidak bisa bangun dan terus terinjak-injak.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar seperempat jam setelah pembagian zakat dimulai.

Meski mengetahui sejumlah warga telah jatuh, warga lain dari arah timur dan barat terus merangseknya. Sedangkan pintu mushala tidak juga dibuka, karena panitia ketakutan kewalahan jika warga masuk dengan jumlah banyak.

Kondisi tersebut membuat warga yang jatuh tertumpuk dan terinjak-injak semakin kehabisan nafas dan pingsan di lokasi kejadian.

Sementara pembagian zakat masih terus berlangsung dengan antrian hanya satu per satu orang saja.

Antrian pembagian zakat baru berhasil dibubarkan setelah dua SST polisi datang sekitar pukul 11.00. Polisi datang terlambat, sejumlah korban telah tewas, luka-luka dan pingsan.

Walikota Pasuruan Aminurrokhman menyayangkan terjadinya tragedi pembagian zakat yang sampai menelan korban jiwa tersebut. Terlebih pembagian zakat dilakukan tanpa sepengetahuan aparat mulai dari RT/RW hingga aparat keamanan di tingkat Muspida Kota Pasuruan.

Hal senada juga diungkapkan Ketua MUI Kota Pasuruan HA Dhofir. Ia menyayangkan adanya kegiatan pembagian zakat yang melibatkan ribuan orang tanpa melakukan koordinasi dengan aparat keamanan.

Bahkan HA Dhofir yang Ketua Badan Amal Zakat (BAZ) Kota Pasuruan juga menyayangkan pembagian zakat yang tidak dikoordinasikan dengan BAS Kota Pasuruan.

"BAZ setiap tahun rutin menyalurkan zakat," kata Dhofir.
Walikota Pasuruan Aminurrokhman menghargai seseorang untuk menyalurkan zakat pribadinya secara langsung ke penerima. Namun ia mengingatkan, bahwa pemerintah juga mempunyai hak untuk mengatur demi ketertiban masyarakat umum.

Itu sebabnya Bupati Dade Angga yang juga kehilangan saudaranya akibat tewas berdesakan saat antri zakat, mengimbau kepada seluruh kepala desa dan camat di wilayahnya untuk memantau dan menertibkan pembagian zakat yang melibatkan massa cukup besar.

Sebaliknya bagi para dermawan yang akan menyalurkan zakat secara langsung diimbau melapor ke polisi terdekat.

"Gratis. Tidak bayar," kata Kapolresta Pasuruan AKBP Harry Sitompul. Kapolresta juga menyayangkan atas tragedi pembagian zakat yang menimbulkan korban jiwa.

Pembagian zakat yang dilakukan keluarga Haji Syaichon, katanya, tidak dikorodinasikan dengan polisi, sehingga saat kejadian tidak ada polisi seorang pun.

"Kami tidak tahu kalau ada kegiatan yang melibatkan massa," ujarnya.

Nasi telah menjadi bubur, korban telah berjatuhan. Niat mulia Haji Syaichon membagi zakat telah berubah menjadi tragedi karena dilakukan dengan cara-cara yang kurang baik.

Seandainya keluarga Haji Syaichon mau sedikit bersusah payah mengantarkannya zakat hartanya ke rumah-rumah fakir miskin, mungkin kejadian itu tidak perlu terjadi.

Sumber ; Musyawir 16/09/08 06:03 Antara hari ini

Readmore.....“SANG DERMAWAN Tersandung Tragedi Zakat”

Monday, September 15, 2008

BEBERAPA SITUS INTERNET DI BLOK DI INGGRIS...untuk mencegah remaja bunuh diri

Pemerintah Inggris berupaya untuk memblok sejumlah situs yang dianggap mendorong para remaja Inggris bunuh diri.


Ada orang yang bunuh diri dan menyiarkannya lewat intenet

Walaupun tidak ada yang memastikan apakah memang ada kaitan langsung, atau hubungan sebab akibat antara situs internet dengan bunuh diri.

Bagaimanapun Direktorat Kehakiman Inggris yakin bahwa perlu diambil sebuah langkah untuk menghentikan gelombang bunuh diri remaja Inggris.

Tapi apa memang tinggi aksi bunuh diri di kalangan remaja Inggris? Jika dibandingkan dengan di Jepang, mungkin tidaklah tinggi. Bagaimanapun angka sejauh ini telah mengejutkan masyarakat Inggris, lembaga sosial, dan juga politisi.

Di Bridgbend, Inggris Barat, sudah 17 remaja yang bunuh diri sejak Januari 2007. Itu hanya di satu daerah saja, dan sampai sekarang masih menjadi misteri apa yang sebenarnya membuat para remaja itu seperti terjangkit trend bunuh diri.

Karena internet?


Apakah penyebab bunuh diri ini internet? Pertanyaan ini jelas susah dijawab.

Harian The Independent yang memberitakan upaya pemerintah ini mengutip sebuah lembaga sosial yang menduga internet berperan penting dalam kematian sebagian besar bunuh diri di kalangan remaha Inggris.


17 remaja Bridgend, Wales, bunuh diri sejak Januari 2007

Lembaga sosial yang membantu orang-orang yang putus asa, Samaritan dan Childline, memperkirakan sekitar 30 bunuh diri di Inggris berkaitan dengan situs internet.

Tapi bagaimana kaitannya?

Yang dituding adalah situs sosial yang menjadi ajang komunikasi dari banyak orang di berbagai belahan dunia.

Lewat situs itulah dipajang rincian bagaimana caranya melakukan bunuh diri atau seseorang didorong-dorong untuk bunuh diri.

Dalam satu kasus, seorang pria --yang bukan remaja-- bahkan merekam dirinya sendiri ketika sedang bunuh diri dengan sorak sorai mendukung oleh para pengguna internet lain.


Perlu perlindungan


Di Jepang, yang mencatat puncak bunuh diri pada tahun 2005 dengan 91 kematian, orang masih ingat satu kasus bunuh diri yang melibatkan 6 orang.

Tiga pria dan tiga perempuan yang berkenalan lewat internet kemudian sepakat untuk bunuh diri bersama dengan menghirup C02.


Ada orang-orang yang butuh perlindungan dari pengaruh internet

Mereka masuk ke dalam mobil, menutup pintu dan jendela, lantas membakar arang di dalam mobil. Diduga rencana itu bahas terlebih dahulu di internet.

Tanpa internet, diasumsikan, jalin menjalin komunikasi mereka tidak akan bereskalasi dengan demikian cepat sampai mengambil keputusan; bunuh diri bersama.

Di Inggris sebenarnya jumlah bunuh diri menurun, dengan proporsi 8,3 bunuh diri per 100.000 orang pada Tahun 2005 hingga 2007, dari proporsi 8,5 sebelumnya.

Targetnya pada tahun 2009 hingga 2011 adalah menjadi 7,3 bunuh diri per 100.000 orang.

Dan salah satu caranya adalah mengendalikan agar orang tidak sampai merasa disemangati untuk bunuh diri lewat internet dengan pengawasan secara teratur terhadap isi komunikasi di situs-situs sosial.

Tapi, seperti kata sebuah sumber di Direktorat Kehakiman Inggris, langkah itu masih amat awal.

Jelas pula tak semua orang mempunyai kepribadian yang demikian mudahnya untuk dipengaruhi agar melakukan bunuh diri, namun di dunia modern ini, kata sumber tersebut, ada saja orang-orang yang perlu dilindungi secara khusus dari internet.


Liston P. Siregar-BBC

Readmore.....“BEBERAPA SITUS INTERNET DI BLOK DI INGGRIS...untuk mencegah remaja bunuh diri”

Sunday, September 14, 2008

KASUR PER BERLAPIS EMAS Dijual Rp780 juta!

Pernah membayangkan tidur di atas kasur dengan per berlapis emas? Mungkin belum pernah dibayangkan, karena barangnya tak ada di depan mata. Kini, bolehlah Anda coba membayangkannya. Sebab, kasur dengan per berlapis emas 18 karat itu sudah hadir di Indonesia. Harganya? Rp780 juta!

Berminat? Jika ya, maka Anda akan menjadi satu-satunya orang di Indonesia yang memiliki kasur tersebut.Kasur dengan 800 per berlapis emas itu merupakan inovasi dari sebuah produsen kasur terkemuka. Per-nya langsung didatangkan dari Inggris.

Kasur jenis ini, hanya diproduksi sebanyak 5 buah sebagai prototype-nya. Kelimanya disebar ke 5 negara, 3 di antaranya Inggris, Jerman dan Indonesia.

"Prototype kasur per berlapis emas ini pertama kali diproduksi pertengahan tahun 2008, dan pertama kali hadir di Indonesia bulan September 2008, serta merupakan hasil produksi laboratorium riset Dunlopillo," kata Sales & Marketing Manager Dunlopillo, M. Anton SIM, yang ditemui dalam pameran furniture di Assembly Hall JCC, Sabtu (13/9).

Per berlapis emas, menurut Anton lebih cocok dengan kondisi Indonesia yang lembab. Sebab, emas yang merupakan logam mulia lebih tahan karat dibandingkan jenis logam lainnya. Oleh karenanya, per berlapis emas ini digaransi selama pemakaian 10 tahun.

"Biasanya pemakaiannya bisa lebih dari 10 tahun, yaitu antara 15 sampai 20 tahun," ujar Anton. Kelebihan lainnya, per lebih kuat dan memiliki performa optimum, dapat digunakan di suhu dan cuaca apapun, serta aman bagi anak-anak.

Kasur berukuran 180X200 cm itu rencananya akan diproduksi secara massal. Bagaimana kalau ada yang berminat? "Kapan waktunya akan diproduksi massal, kita belum tahu. Tapi, kalau ada yang berminat bisa indent 3 bulan," kata Anton.Kasur ini memperoleh rekor MURI sebagai kasur springbed per berlapis emas pertama di Indonesia.

Kompas-Minggu, 14 September 2008 | 06:53 WIB

Readmore.....“KASUR PER BERLAPIS EMAS Dijual Rp780 juta!”

Saturday, September 13, 2008

BLOGGER MALAYSIA Dipenjara Berdasarkan UU Keamanan Negara

Pemerintah Malaysia menjebloskan seorang pengelola blog (blogger) ke penjara berdasarkan UU Keamanan Negara (Internal Security Act atau ISA).

Raja Petra Kamaruddin, pengelola Blog Malaysiatoday.com, menurut ISA Malaysia telah menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Media massa Malaysia, Jumat, melaporkan Raja Petra "diciduk" 10 polisi di rumahnya pukul 13.10 waktu setempat di Sungai Buloh, Selangor.Dia dibawa ke suatu tempat yang tidak diketahui.

Menurut istrinya, Marina Lee Abdullah, penahanan dengan dasar ISA kepada Raja Petra adalah yang kedua kalinya.Raja Petra sebelumnya ditahan pada tahun 2001 ketika menjadi "webmaster" pada blog www.freeAnwar.com karena tulisan-tulisannya yang membela Anwar Ibrahim.

Menteri Dalam Negeri Malaysia Syed Hamid Albar membenarkan penahanan "raja blogger" Malaysia itu dengan dalih tulisan di blognya dapat mengganggu dan mengancam keselamatan dan ketentraman masyarakat.

Artikel yang dinilai menganggu ketentraman masyarakat awam dan menghina agama Islam adalah berjudul "I Promise to be a good, non-hypocritical Muslim" dan "Not all Arabs are descendants of the Prophet".

Tulisan itu telah menimbulkan protes dan kemarahan dari Jabatan Kemajuan Islam Malaysia, Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia, Majlis Agama Islam Wilayah Persekutuan dan Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan.

Mereka membuat aduan kepada polisi mengenai Raja Petra terkait artikel yang disiarkan melalui blog tersebut.

Blog Raja Petra sempat dibredel oleh pemerintah Malaysia melalui perusahaan telekomunikasinya. Masyarakat tidak bisa mengakses blog Malaysiatoday.com namun mulai pekan lalu blog itu bisa kembali diakses.

Menurut Syed Hamid, polisi punya wewenang menahan Raja Petra selama 60 hari berdasarkan pasal 731 UU tersebut.

Selisih beberapa jam, pemerintah Malaysia juga mengunakan ISA untuk menangkap seorang wartawan harian Sin Chew Daily bernama Tan Hoon Cheng sekitar pukul 20.30 waktu setempat.

Polisi menciduk wartawan tersebut di rumahnya di Bukit Mertajam, Pinang dan membawanya ke suatu tempat rahasia.

Tan Hoong adalah wartawan yang menulis berita mengenai pernyataan ketua UMNO Bukit Bendera Pulau Pinang, Ahmad Ismail, yang dinilai masyarakat etnis Cina menghina dan berbau rasial.

Ahmad menolak pernyataannya dinilai menghina etnis Cina dan rasialis. Ia menilai wartawan Sin Chew Daily telah salah memahami dan salah tulis. Hingga saat ini, ia menolak minta maaf walaupun menerima tekanan dari masyarakat dan partai politik Cina serta pimpinan UMNO.

UMNO akhirnya menjatuhkan hukuman kepada Ahmad dengan mencopot jabatannya dan memberhentikan keanggotaan UMNO selama tiga tahun.

Diam-diam, pemerintah Malaysia juga mengejar wartawan Sin Chew Daily itu
Sumber : ANTARA News - 13/09/08 00:02

Readmore.....“BLOGGER MALAYSIA Dipenjara Berdasarkan UU Keamanan Negara”

Friday, September 12, 2008

TURKI : BUKA PUASA di Kiri, Minum Bir di Kanan

Inilah cerita tentang kota Istanbul, Turki, di bulan Ramadhan. Di sepanjang jalan kawasan Kodikoy Carsi, banyak sekali restoran dan cafe bernuansa perpaduan Eropa dan Asia.

Orang berlalu-lalang dengan macam ragam penampilan. Ada wanita cantik berpakaian seronok berjalan glendotan dengan lelaki berkaos oblong dan bercelana jeans belel. Ada yang anggun berjilbab beriringan dengan pria berjanggut berbaju gamis. Turis-turis asing juga hilir mudik di sana.

Menjelang adzan maghrib, inilah yang hanya terjadi di Turki: Muslim yang berbuka puasa harus berbaur dengan kelompok sekuler di restoran kawasan Kodikoy Carsi.

Restoran yang menyediakan iftar (hidangan buka puasa) juga menyajikan bir, anggur dan minuman keras lainnya. Yang buka puasa di meja kiri, yang minum bir di meja kanan.

"Inilah keunikan negeri kami," kata Erhan Takepe, warga Turki yang menjadi staf lokal KBRI Ankara.

Ini menarik karena di Turki, seperti dikemukakan wartawan Turkish Daily News Mustafa Akyol, iftar dan minuman keras mewakili dua hal yang berbeda 180 derajat, bahkan mendorong terjadinya konflik budaya.

Muslim Turki yang taat menganggap alkohol haram, bukan hanya meminumnya, tapi sekedar menggunakan minyak wangi beralkohol juga dijauhi.

Tapi, warga Turki lain yang sekuler, menganggap minum minuman keras, termasuk di bulan Ramadhan, adalah hal yang lumrah saja. Hanya sedikit yang berhenti minum-minum untuk menghormati warga yang puasa.

Dari 70 juta jiwa penduduk Turki, mayoritas beragama Islam, meskipun sebagian hanya "Islam KTP". Menurut Mustafa Akyol, sebanyak 60 persen dari total populasi Muslim Turki menjalankan puasa. Artinya, 40 persen lainnya bebas makan minum di bulan Ramadhan.

Yang berpuasa dan tidak berpuasa bisa jalan beriringan. Inilah hebatnya atau anehnya Turki. Kalau di Indonesia, orang makan minum di jalan waktu Ramadhan pasti sudah ditonjok, paling tidak ditegur.

"Di Turki, yang berpuasa dan yang tidak puasa, saling tidak peduli," kata Erhan yang sudah hampir 15 tahun bekerja di KBRI.


Tak ada pembatas

Necmi Oscan, pelayan restoran Kofte & Balikevi, mengatakan pihaknya selain menyajikan iftar bagi yang puasa, juga menjual minuman keras dari mulai bir, anggur, sampai vodka. Pengunjung restoran bisa duduk dimana saja mereka suka. Tidak ada pembatasan ruangan untuk yang Muslim dan yang sekuler.

"Di Turki tidak ada masalah. Yang puasa silahkan berbuka, sementara temannya menenggak bir. Mereka duduk di meja yang sama. Tidak peduli, semua senang. Ini Turki kawan, bukan Indonesia," kata Oscan.

Turki sampai saat ini masih sangat kuat memegang sekularisme. Terhitung, sejak ambruknya Khilafah Islamiyah Turki tahun 1924, negeri itu menjadi simbol sekulerisme dipelopori pendiri Turki sekuler, Mushtafa Kamal Ataturk.

Di negeri itu, masalah agama dipisahkan dari masalah kenegaraan dan kemasyarakatan. Agama menjadi wilayah pribadi sehingga tidak penting bagi negara dan pemerintah mengurusi pelaksanaan ibadah puasa atau haji.

Oleh karena itu di Istanbul, misalnya, tidak pernah ada aturan dari kantor walikota untuk menutup tempat hiburan atau melarang penjualan minuman keras selama Ramadhan.

Tidak pula ada kelompok massa yang merusak bar, pub, karaoke, panti pijat, atau diskotik.

Akan tetapi tidak ada pula yang meramaikan bulan suci secara berlebihan dengan spanduk-spanduk "Marhaban Ya Ramadhan", televisi-televisi yang hingar bingar dengan acara bernuansa Ramadhan atau orang-orang di kampung yang membangunkan sahur dengan menabuh beduk, kentongan atau tiang listrik.

Itulah suasana bulan ramadhan di Istanbul, Turki. Apa yang terjadi di kawasan Kadikoy Carsi mungkin bisa menunjukkan prototipe Turki sekarang ini. Seperti dikemukakan Adnan Oktar, cendikiawan Muslim yang di dunia lebih dikenal dengan nama pena Harun Yahya, Turki kini berada di persimpangan jalan.

Apakah negeri itu akan kembali meraih kejayaan Ottoman Empire di masa lalu atau melesat menjadi bangsa Barat yang bebas di masa depan.

"Islam kembali bangkit di Turki, dan negeri ini siap mendorong renaissance Muslim di Eropa," katanya.


Sangat khawatir

Bagi kaum sekularis, mereka makin banyak melihat wanita-wanita berjilbab di tempat umum. Mereka menjadi sangat khawatir Turki akan menjadi Iran atau Arab Saudi.

Sebaliknya, kaum Muslim konservatif, terus-menerus mengeluh adanya erosi moral dan nilai-nilai keluarga serta berkembangnya budaya hedonisme di masyarakat Turki.

Mustafa Akyol melihat Turki sekarang berada di tengah-tengah. Negeri itu belum seperti Teheran, bukan pula seperti Amsterdam. Turki kini menjadi, meminjam istilah kolumnis Haluk Sahim, sebuah "strangeland". Negeri yang unik dan aneh, negeri yang bukan ini dan bukan itu.

Yang jelas, Turki masa kini adalah sebuah negeri yang memiliki masyarakat heterogen dan penuh warna, yang mengalami kehidupan bersama (Islam, Nasrani, Yahudi) secara damai selama 500 tahun.

Kodikoy Carsi merupakan miniatur Turki dimana terdapat kehidupan damai antarwarga yang berbeda serta berlainan agama. Hanya di Kodikoy Carsi, santri dan abangan bisa berdampingan. Hanya di Kodikoy Carsi yang beriman dan pendosa, fundamentalis dan sekularis, bisa bersenda gurau.

Karena hanya di Kodikoy Carsi di masa Ramadhan ini, orang bisa buka puasa dengan khidmat tanpa terganggu dengan pendosa yang menenggak minuman keras. Iftar di kiri, bir di kanan, tidaklah menjadi masalah. Ini Turki, bung!

sumber : ANTARA NewS-11/09/08 18:33(Akhmad Kusaeni)

Readmore.....“TURKI : BUKA PUASA di Kiri, Minum Bir di Kanan”

Thursday, September 11, 2008

GEDUNG REKTOR UNSYIAH Terbakar



Liputan6.com,
11/09/2008 10:03 Banda Aceh: Pusat kegiatan adiministrasi atau Biro Rektor Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, dini hari tadi ludes terbakar. Meski tak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 10 miliar.

Kebakaran menghanguskan sejumlah dokumen dan peralatan kantor yang berada di lantai dua dan tiga. Sebanyak enam mobil pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api yang tak terjangkau tembakan air. Petugas pemadaman terpaksa menyemprot dari bawah. Amukan si jago merah baru dikuasai dua jam kemudian.

Namun lebih dari separuh gedung tersebut telah musnah. Termasuk ruang rektor dan sejumlah ruang pembantu rektor. Sementara itu, beberapa saksi mata mengatakan sumber api berasal dari lantai tiga yang dengan cepat menjalar ke lantai dua serta nyaris menghanguskan lantas dasar.

Sedangkan puluhan petugas pemadam kebakaran kewalahan memadamkan api karena kondisi mobil pemadam yang sudah tua. Itu menyebabkan petugas tak bisa bekerja secara maksimal. Polisi juga nampak dikerahkan ke lokasi kejadian guna mengamankan aset yang selamat.

Hingga saat ini polisi masih menghimpun keterangan dari petugas keamanan dan piket jaga pada malam kejadian. Sementara Rektor Darni Dawood mengaku sedih dengan musibah ini. Sebab, sejumlah dokumen penting musnah dan membutuhkan waktu lama untuk membenahinnya. Sedangkan ribuan mahasiswa mengaku pasrah atas musibah tersebut.(IKA/Tim Liputan SCTV)

Readmore.....“GEDUNG REKTOR UNSYIAH Terbakar”

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008 Aceh Blogging

Back to TOP